Perkuat Swasembada Pangan, Polsek Prambon Sidoarjo Tinjau Kesiapan Lahan Jagung di Desa Bulang
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama seluruh polsek jajaran terus mengawal implementasi program strategis nasional terkait ketahanan pangan yang dicanangkan dalam Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Komitmen ini diwujudkan melalui pendampingan berkelanjutan kepada para petani dan kelompok tani di berbagai wilayah hukum Polresta Sidoarjo.
Sebagai langkah nyata di lapangan, Kepolisian Sektor (Polsek) Prambon melakukan peninjauan langsung terhadap area lahan yang tengah dipersiapkan untuk penanaman komoditas jagung. Peninjauan intensif tersebut berpusat di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (17/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Kanit Binmas Polsek Prambon selaku Penggerak Ketahanan Pangan Polresta Sidoarjo melaksanakan kontrol lapangan bersama Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Bulang, Nurkolis. Sinergi ini dilakukan guna memastikan kesiapan total dari lahan yang akan digunakan untuk budidaya jagung hibrida.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menegaskan, keterlibatan dan pendampingan yang dilakukan oleh jajaran Polri tidak hanya berfokus pada masa tanam dan panen saja. Pihaknya memastikan pengawalan sudah dimulai sejak tahap awal persiapan lahan demi menjaga optimalisasi program.
"Polri hadir mendampingi para petani mulai dari proses persiapan lahan hingga masa panen nanti. Melalui pengelolaan yang terukur dan baik sejak awal, diharapkan hasil produktivitas pertanian dapat lebih maksimal, sehingga mampu menopang target swasembada pangan nasional," tegas Kombes Pol Christian Tobing, Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan fisik di lapangan, lahan pertanian di Desa Bulang saat ini sedang memasuki fase pengelolaan intensif. Petugas mencatat adanya pembuatan saluran parit baru serta pemerataan ketinggian tanah yang dilakukan dengan bantuan alat berat. Langkah teknis ini diambil guna menciptakan kondisi drainase dan kontur lahan yang ideal sebelum benih jagung mulai ditanam.
Sementara itu, Kapolsek Prambon AKP Sugiono menambahkan, faktor kesiapan lahan memegang peranan krusial bagi keberhasilan budidaya tanaman jagung. Oleh karena itu, monitoring berkala dan koordinasi dengan pihak Gapoktan terus dimaksimalkan.
"Kami ingin memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan tanpa kendala. Begitu musim tanam tiba, lahan ini sudah benar-benar siap digunakan dan diproyeksikan mampu menghasilkan produktivitas yang optimal," jelas AKP Sugiono.
Melalui program kemitraan 'Polisi Cinta Petani' yang berkelanjutan ini, Polresta Sidoarjo berharap dapat terus mendorong pemanfaatan lahan-lahan produktif di pedesaan. Langkah terpadu ini diharapkan tidak hanya memperkuat stabilitas pangan di tingkat daerah, namun juga berkontribusi nyata pada kedaulatan pangan nasional.